{"id":7637,"date":"2025-12-05T10:43:19","date_gmt":"2025-12-05T03:43:19","guid":{"rendered":"https:\/\/gisli.org\/?p=7637"},"modified":"2025-12-05T12:23:29","modified_gmt":"2025-12-05T05:23:29","slug":"mengapa-pelatihan-safety-kapal-laut-perlu-diperbaharui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gisli.org\/id\/maritime-safety\/mengapa-pelatihan-safety-kapal-laut-perlu-diperbaharui\/","title":{"rendered":"Mengapa Pelatihan Safety Kapal Laut Perlu Diperbaharui?"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Di era industri maritim yang terus berubah,&nbsp;<em>pelatihan safety kapal laut<\/em>&nbsp;tak bisa lagi bersandar pada kurikulum lama. Data dari International Maritime Organization (IMO) menunjukkan bahwa lebih dari 75% kecelakaan laut disebabkan oleh kesalahan manusia (<em>human error<\/em>) yang sebagian besar berakar dari kurangnya pemahaman prosedur keselamatan atau pelatihan yang tidak relevan dengan tantangan saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara banyak lembaga pelatihan masih mengandalkan pendekatan konvensional, dunia maritim menghadapi risiko baru: dari ancaman kebakaran akibat sistem kelistrikan kapal modern, hingga potensi serangan siber pada sistem navigasi otomatis. Sayangnya, belum semua materi pelatihan keselamatan mencakup aspek-aspek ini secara komprehensif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baca artikel &#8220;Mengapa Pelatihan Safety Kapal Laut Perlu Diperbaharui?&#8221; selengkapnya <a href=\"https:\/\/profesea.id\/news\/detail\/mengapa-pelatihan-safety-kapal-laut-perlu-diperbaharui\/\" data-type=\"link\" data-id=\"https:\/\/profesea.id\/news\/detail\/mengapa-pelatihan-safety-kapal-laut-perlu-diperbaharui\/\">disini<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Source : Profesea<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di era industri maritim yang terus berubah,&nbsp;pelatihan safety kapal laut&nbsp;tak bisa lagi bersandar pada kurikulum lama. Data dari International Maritime Organization (IMO) menunjukkan bahwa lebih dari 75% kecelakaan laut disebabkan oleh kesalahan manusia (human error) yang sebagian besar berakar dari kurangnya pemahaman prosedur keselamatan atau pelatihan yang tidak relevan dengan tantangan saat ini. Sementara banyak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[],"class_list":["post-7637","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-maritime-safety"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gisli.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7637","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gisli.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gisli.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gisli.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gisli.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7637"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gisli.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7637\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7639,"href":"https:\/\/gisli.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7637\/revisions\/7639"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gisli.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7637"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gisli.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7637"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gisli.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7637"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}