Traditional Fishers in Sukabumi and Lobster Harvesting Practices

Di kawasan Pelabuhanratu, Sukabumi, masih terdapat komunitas nelayan tradisional yang menggunakan metode melaut sederhana, termasuk penggunaan ban karet sebagai sarana menuju titik tangkap.


In the Palabuhanratu area of Sukabumi, there remains a community of traditional fishers who continue to use simple methods at sea, including rubber tire floats as transportation to their fishing points.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Ketua GISLI Sukabumi, Dede Sinar, yang memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman sebagai nelayan dan pemimpin komunitas.


This information was reported directly by the Head of GISLI Sukabumi, Dede Sinar, who has over 20 years of experience as a fisher and community leader. CV GISLI Dede Sinar Muhammad Nu…

Jenis tangkapan utama yang dilakukan oleh kelompok nelayan ini adalah lobster, dengan metode tangkap manual yang ramah lingkungan dan tidak merusak habitat laut.


The primary catch of these fishers is lobster, using manual harvesting techniques that are environmentally friendly and do not damage marine habitats.

Lobster yang diperoleh umumnya dijual kembali sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi di pasar lokal maupun rantai distribusi yang lebih luas.


The harvested lobsters are generally resold as high economic value commodities, both in local markets and within broader distribution channels.

Kondisi ini menunjukkan bahwa nelayan tradisional tetap memiliki peran penting dalam ekosistem perikanan nasional, sekaligus menyoroti kebutuhan peningkatan fasilitas, keselamatan, akses pembiayaan, dan pelatihan bagi nelayan skala kecil.


This situation demonstrates that traditional fishers continue to play a vital role in the national fisheries ecosystem, while highlighting the need for improved facilities, safety measures, financial access, and training for small scale fishers.

Kami mengajak para pemangku kepentingan, pihak swasta, lembaga akademik, dan pemerintah untuk turut mendukung GISLI dalam upaya meningkatkan keselamatan maritim dan kesejahteraan nelayan tradisional melalui kolaborasi program, pendampingan teknis, peningkatan kapasitas, dan dukungan kebijakan berbasis bukti.

We urge stakeholders, private sector partners, academic institutions, and government bodies to support GISLI in advancing maritime safety and the welfare of traditional fishers through program collaboration, technical assistance, capacity building, and evidence based policy support.